Cara Memembuat Progresive Web App (PWA) Dengan Wordpress

Hallo sahabat Cinta Tekno, terimakasih yang sudah berkunjung di web cintatekno.com. Pada kesempatan kali ini saya akan membagikan informasi mengenai bagaimana caranya membuat Progresive Web App di Web Wordpress, jadi sebelum melanjutkan ada baiknya saya jelaskan terlebih dahulu ap aitu Proresive Web App atau yang biasa dikenal dengan PWA.

PWA merupakan sebuah aplikasi berbasis website yang dibangun dengan melakukan sebuah proses optimasi dari sebuah website tersebut. Optimasi tersebut tidak hanya membuat website akan menjadikan lebih cepat untuk diakses namum juga memberikan pengalaman layaknya menggunakan aplikasi mobile, selain itu dengan menggunakan system PWA kita juga tidak perlu membuat aplikasi secara terpisah.

Berikut contoh aplikasi yang menggunakan sitem PWA diantaranya pinterest, twitter dan olx. Gimana sobat, tertaik kan menggunakan system PWA di website kamu, untuk bisa menggunakan sistem PWA ada beberapa platform yang bisa sobat guankan, diantaranya bootstrap, wordpress dan lain sebagainya. Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan panduanya khusus sobat yang menguankan website wordpress untuk pembuatan websitenya.

Untuk bisa menggunakan PWA di website wordpress kamu, pertama kamu wajib menginstal plugin yang bernama super pwa, untuk detail gambar bisa cek di bawah ini

Setelah melakukan penginstalan sobat jangan lupa untuk mengaktifkan plugin super PWA tersebut agar plugin dapat berfungsi secara maksimal, setelah itu sahabat bisa melaukan pengaturan dengan mengisi kolom yang sudah disediakan, diantaranya, masukan aplikasi name sesuai dengan anama aplikasi yang sibat inginkan. Selanjutnya masukan short name aplikasi sobat untuk pengguna sobat biar bisa lebih mudah mengingat web aplikasi sobat. Masukan deskripsi dari aplikasi sobat, tahap selanjutnya upload icon aplikasi sobat dengan resolusi 512 * 512 px dan upload gambar promosi atau gambar pembuka aplikasi sobat untuk mengisi splash screen aplikasi sobat.

Setelah sobat melakukan psemua proses diatas, Langkah selanjutnya sobat bisa memilh warna dan tema aplikasi sobat sesuai dengan warna dan tema yang sobat inginkan dan pilih start page di home dan offline page di home, agar pengguna yang sedang kehilangan signal atau tidak ada jaringan internet masih tetap bisa membuka aplikasi sobat melalui cache dari pengalaman pengguna aplikasi sobat. Selanjutnya pilih orientation dengan memilih portrait dan display di full screen dan setelah itu jangan lupa untuk melakukan save seting atau penyimpanan pengaturan sobat, setelah berhasil melakukan penyimpanan silakan refresh dan lihat perbedaan website sobat yang semula website biasa kini bisa menjadi website seperti native app Ketika pengguna sobat mengkases menggunakan perangkat smartphone. Terimakasih yang sudah berkunjung di blog cintatekno.com jangan lupa sebarkan informasi ini kepada orang lain, agar akan lebih banyak orang yang mendapatkan manfaat dari artikel ini.

 

0 Komentar